Gubernur Jateng Ancam Pecat Pejabat Korup

Spread the love

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengancam pecat pejabatnya yang kedapatan menerima suap. Di hadapan 525 pejabat Jawa Tengah yang baru dilantik, Ganjar mewanti-wanti mereka untuk tidak menodai proses lelang jabatan.

“Yang nyogok maupun disogok saya pecat. Tidak ada perputaran jabatan di pemprov yang pakai uang,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Ganjar juga mengaku menerima banyak laporan perihal praktik suap jabatan dalam promosi lelang jabatan yang diterapkan di lingkungan Pemprov Jawa Tengah. Aduan warga itu disampaikan melalui pesan singkat sebelum dirinya melantik pegawai eselon IV.

“Ada tiga orang SMS saya, mereka tidak puas dengan Promosi eselon IV ini, lalu menuding ada sogokan. Saya tanya Anda siapa? Ada yang ngaku anggota dewan dan pegawai sini, tapi tidak berani mengungkap nama,” tandas Ganjar di sela pelantikan pejabat eselon IV Pemprov Jateng di Semarang, Rabu 6 Mei 2015.

Akan tetapi Ganjar meminta agar laporan yang disampaikan juga disertai identitas jelas dan data masalah. Tanpa itu laporan dianggap tidak bertanggung jawab.

Politisi PDI Perjuangan itu mengaku dirinya juga terbuka menerima kritik. Semua PNS dan pegawai pemprov bahkan diperkenankan mengoreksi kinerja Gubernur dan mengkritik langsung.

“Saya siap dikoreksi dan dikritik. Karena sebelum ini belum ada pegawai pemprov yang berani ngunek-ngunekke (memaki-maki) Gubernure. Maka saya siap dan persilahkan kritik saya,” jelas dia.

Ganjar mengaku promosi dan ?mutasi pegawai di Pemprov Jawa Tengah bebas dari perkara uang. Dia mengaku ikut mengawasi prosesnya dan menindak jika ada penyelewengan.

“Siapa yang nyogok dan menerima sogokan, besok saya pecat,” tegasnya.

Sebelum ini, Ganjar bahkan telah menindak tegas dengan memecat empat pegawai Sistem Informasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di Jawa Tengah. Pemecatan empat PNS oleh Ganjar dilakukan setelah dirinya mendapatkan sejumlah keluhan dan laporan warga melalui sosial media twitter @ganjarpranowo.

SUMBER: viva.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *