Tantangan untuk Seniman, Mas Ganjar Persilakan Flyover Dimural

Spread the love

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mempersilakan seniman untuk membuat mural di jalan layang (flyover) di Kabupaten Brebes dan Tegal. Hal tersebut sebagai salah satu cara mengajak masyarakat untuk ikut merawat jalan layang (flyover) yang baru diresmikan.

Menurut Ganjar Pranowo, usai pembangunan dilakukan, pekerjaan rumahnya adalah merawat flyover. “Kepada masyarakat yang suka corat-coret ya jangan dicorat-coret, dirawat yang baik. Kalau mau dimural silakan dimural, tapi izin dengan dinas dan balai besar (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat),” katanya beberapa waktu lalu di Kabupaten Brebes.

Hal tersebut disampaikan Ganjar saat meresmikan 4 flyover di Kabupaten Brebes dan Tegal, serta underpass Jatingaleh, Kota Semarang secara bersamaan. Keempat flyover yang diresmikan Ganjar itu adalah Flyover Dermoleng, Flyover Kretek, Flyover Klonengan, dan “Flyover” Kesambi.

Lebih lanjut Ganjar berpesan agar mural yang ada di tiap flyover harus tetap memperhatikan nilai-nilai estetika dan ada pesan moral yang disampaikan kepada masyarakat. “Kalau mau buat mural yang bagus sekalian dan ada pesan-pesan moralnya, nanti saya izinkan,” ujarnya.

Pesan-pesan moral dari pemerintah yang bisa disampaikan kepada masyarakat melalui mural antara lain mengenai antinarkoba, antigerakan radikal, kegotongroyongan, cinta NKRI dan Pancasila, serta kewajiban membayar pajak.

“Nanti kita kasih pesan dan tematik, diberi waktu mural 6 bulan, setelah itu diganti lagi sehingga menarik dan pesan-pesan pemerintah bisa tersampaikan kepada masyarakat,” katanya.

Pembangunan 4 flyover di Kabupaten Brebes dan Tegal bertujuan mengurai kemacetan akibat adanya perlintasan sebidang dengan rel kereta api. Dengan adanya 4 flyover tersebut, arus lalu lintas khususnya saat mudik lebaran dari exit tol Pejagan ke Purwokerto menjadi lebih cepat, yang sebelumnya 16 jam menjadi 4 jam.