Setelah Purbalingga, Blora Pun Akan Segera Punya Bandara

Spread the love

BLORA – Bandara Ngloram Blora bakal jadi bandara ketiga yang dibangun di era Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Dengan kemampuan disinggahi pesawat berbadan besar, keberadaan bandara ini akan mendongkrak ekonomi Blora dan sekitarnya.

Periode pertama menjadi gubernur Jateng, Ganjar menggenjot pembangunan infrastruktur termasuk transportasi udara.  Bandara Ahmad Yani Semarang dibangun pada 2014 dan tinggal menunggu operasional menjelang lebaran tahun ini. Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga dipastikan dibangun dengan groundbreaking dilakukan Presiden Jokowi Senin (23/4/2018).

Setelah itu, Ngloram menyusul dibangun dengan kepastian dari Kementerian Perhubungan. “Wirasaba yang sekarang jadi  Jenderal Sudirman kemarin sudah groundbreaking pak jokowi harapannya tahun depan sudah jadi. Berikutnya kita bisa mengejar yang Ngloram ini,”  kata Ganjar, saat meninjau lokasi calon bandara di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Blora ini.

Bandara Ngloram memanfaatkan lahan bekas Lapangan Terbang Ngloram yang pernah aktif di era 1980-an. Lapangan ini merupakan aset Kementerian ESDM sehingga perlu pemindahan aset ke Kementerian Perhubungan.

Saat dikunjungi Ganjar, lapangan terbang ini menyisakan bekas landasan yang sudah rusak berat. Aspal sudah mengelupas, tinggal tumpukan batu sepanjang 900 meter dan lebat 30 meter.

“Saya sudah bicara dengan menteri perhubungan pengalihan aset dari ESDM ke perhubungam sudah proses, jika sudah selesai bisa segera feasibility study kemudian ada DED-nya dan dikembangkan sampai pembuatan bandara,” papar Ganjar.

Rencananya, landas pacu akan dilebarkan dengan ukuran panjang 1.350 meter dan lebar menjadi 40 meter. Juga disiapkan area seluas 1.500 meter persegi untuk turning area atau area di ujung landas pacu bandara. Untuk pengerjaan tersebut dibutuhkan anggaran Rp 40 miliar.

Kemudian Rp 40 miliar lagi untuk pengerjaan proyek lainnya. Seperti terminal penumpang, apron atau parkir pesawat dan taxiway.

Total dana Rp 80 miliar itu berasal dari Kementerian Perhubungan. Sedangkan Pemprov Jateng dan Pemkab Blora menghibahkan tanah untuk perluasan areal Bandara Ngloram.

“Kalau ini jadi, Cepu Blora sampai Bojonegoro akan bisa memanfaatkan. Kita tahu di sini ada banyak sumber minyak maka ada transportasi cukup cepat bbisa masuk ke wilayah ini dan ini akan jadi pertumbuhan konomi yang bagus utk Blora dan sekitarnya,” kata Ganjar.