Ramaikan Pasar, Ganjar Usulkan Pengunjung Dapat Hadiah Mobil

Spread the love

Pemalang – Kondisi Pasar Petarukan yang sepi dikeluhkan pedagang. Mereka meminta pemerintah melakukan upaya agar pasar kembali bergairah.

Ariyo, pedagang tekstil di Pasar Petarukan menyampaikan, pasar tempatnya berjualan selama ini dikenal sebagai pusat tekstil di Kabupaten Pemalang. Bahkan dulu pembeli yang datang dari berbagai daerah seperti Purwokerto, Banjarnegara, Wonosobo, dan Semarang. Namun sekarang pasar sepi pembeli atau tidak lagi seramai dahulu.

“Pasar ini sekarang sudah tidak kumuh lagi dan lebih tertata, tapi sepi pembeli. Kami berharap pasar kembali ramai seperti dahulu, dari Purwokerto dan kota lainnya,” ungkapnya kepada Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo saat “Ngopi Bareng Gubernur”, di Pasar Petarukan, Kamis (28/9).

Senada disampaikan Saritem. Menurutnya, sejak beberapa tahun terakhir pasar tradisional yang berada tidak jauh dari jalur pantai utara itu sepi pengunjung. Untuk menarik pengunjung, ia berharap pemerintah memberlakukan kebijakan tentang jalur angkutan umum dari Comal menuju Pemalang agar dialihkan masuk dan melintas di pasar tersebut.

“Pak gubernur, mbok angkutan dari Comal tujuan Pemalang masuk mengitari pasar supaya pengunjung pasar banyak, pasarnya ramai,” pinta pedagang sembako itu kepada gubernur.

Selain itu, persoalan lainnya adalah menyangkut kebutuhan area parkir dan penataan pedagang. Sebab tidak sedikit pedagang sayuran, buah, dan lainnya mengggelar dagangannya di sisi timur luar pasar. Akibatnya, pengunjung memilih belanja di luar dan enggan masuk sehingga bagian dalam pasar semakin sepi.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Petarukan Juki menjelaskan, ada kesepakatan antara pedagang dan paguyuban di mana para pedagang di luar pasar dibatasi mulai pukul 05.00 sampai maksimal pukul 09.00 WIB. Tetapi seiring berjalannya waktu, puluhan pedagang yang di luar kerap melanggar kesepakatan dengan tetap bertahan hingga siang.

Mendengar keluhan dan permintaan para pedagang yang sebagian besar menyangkut pasar yang semakin sepi pembeli, Gubernur Ganjar langsung menyampaikan permintaan pedagang kepada pihak serta instansi terkait yang berwenang untuk menindaklanjutinya. Termasuk Bupati Pemalang, Junaedi, yang turut mendampingi gubernur dalam rangkaian kunjungan kerja ke Pemalang tersebut.

“Soal angkutan langsung saya sampaikan kepada bupati, ini ada Pak Bupati Junaedi, nanti pak bupati yang mengatasinya,” katanya.

Ganjar juga menjelaskan beberapa kiat untuk menarik pengunjung ke Pasar Petarukan. Antara lain kondisi pasar harus bersih dan rapi sehingga para pedagang harus senantiasa menjaga kebersihan lingkungan pasar, serta pelayanan yang ramah.

“Kalau perlu ada hadiah bagi pengunjung pasar. Siapa saja yang belanja ke Pasar Petarukan dan diundi setahun sekali dengan hadiah utama sebuah mobil,” beber mantan anggota DPR RI itu.

Menurutnya, wacana itu bisa terwujud apabila paguyuban pasar bekerjasama dengan pihak lain. Bahkan Bank Jateng siap menyediakan hadiah mewah bagi pembeli, jika para pedagang membuka rekening atau menjadi nasabah milik Pemprov Jateng tersebut.

“Mobilnya nanti dipajang di depan pintu masuk dan dikasih pita. Sehingga masyarakat dapat melihat kemudian tertarik berbelanja di Pasar Petarukan, dan berharap bisa mendapatkan hadiah mobil yang terpajang itu,” kata Ganjar.

Usai berdialog dengan pedagang, gubernur bersama rombongan meninjau kondisi di dalam pasar. Termasuk memantau harga kebutuhan pokok masyarakat.

 

Penulis : Mn, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

Foto : Humas Jateng


2017-09-28 13:51:36

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *