Plh Sekda Jateng Purna Tugas, Ganjar : Pak Herru Itu “Ora Nduwe Udel”

Spread the love

SEMARANG – Terhitung mulai 1 November 2020, Herru Setiadhie resmi purna tugas dari jabatannya sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memuji kinerjanya yang tak kenal lelah sehingga disebutnya sebagai sosok ora nduwe udel.

 

“Pak Herru ini sosoknya menarik buat saya. Kalau orang-orang bilang, ora nduwe udel (tidak punya pusar karena giat kerja),” ungkap Ganjar usai Mangayubagyo Purna Tugas Plh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Herru Setiadhie di gedung Gradhika Bakti Praja kompleks kantor Gubernur Jateng, Semarang, Selasa (27/10/2020).

 

Menurutnya istilah itu disematkan karena memang sepengetahuannya, Herru jika sudah bekerja tidak pernah lelah, bahkan sering lembur. Ganjar juga menyebutnya sebagai ASN sejati.

 

“Jalan dulu, kerjakan dulu. Baru protes. Dan ada improvement yang dilakukan,” ujarnya.

 

Dalam masa pandemi Covid-19, lanjutnya, Herru tetap bisa diandalkan dalam bekerja. Termasuk ikut dalam penanganan Covid.

 

“Maka kerjaannya sudah melebihi jabatannya yang fix,” sambung Ganjar.

 

Dari hitungan Ganjar, Herru telah mengabdi selama 31 tahun, tujuh bulan, enam hari. Mengenai penggantinya, menurut Ganjar, saat ini tengah dilakukan seleksi.

 

“Sekarang sudah dibuka seleksi (untuk jabatan Sekda),” terang Ganjar.

 

Sementara itu, Herru Setiadhie mengatakan, dia menjalani amanat sebagai ASN sejak 1989 di Pemprov Jateng. Selama bekerja, Herru melatih diri untuk bisa bekerja dengan baik dan selesai tepat waktu. Meski diakui, dalam bekerja dia memunyai banyak keterbatasan.

 

“Kami manusia biasa, kalau ditugasi ben ndang (biar segera) rampung. Supaya tidak menyita waktu,” ungkapnya.

 

Maka tidak heran, jika hal itu membuatnya dicap sebagai pribadi yang keras dalam menyelesaikan seluruh tugasnya. Namun hal itu dilakukan demi menjalankan tugas sebagai aparatur sipil yang baik.

 

“Kami tidak punya ambisi. Allah memberi garis, garis harus ditekuni. Ada musibah ada hikmah,” tegas Herru. (Ak/Ul, Diskominfo Jateng)


2020-10-27 06:23:06

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *