Mas Ganjar Beri Lima Jurus Jitu Pada Nelayan

Spread the love

WONOGIRI – Calon Gubernur Jateng nomor urut 1 Ganjar Pranowo memberi bocoran pada nelayan agar pendapatannya meningkat drastis. Hal tersebut diungkapkan Mas ganjar saat mengunjungi Tempat Pendaratan Ikan Waduk Gajahmungkur Wonogiri, Sabtu (28/4/2018).

Ketua Koperasi Mina Tirta Basuki menyampaikan, jumlah nelayan di Waduk Gajahmungkur sekitar 1600-an. Kesejahteraan mereka bergantung pada banyak sedikitnya ikan yang ditangkap. Pada bulan Januari hingga Juni adalah masa paceklik karena air sedang tinggi sehingga ikan sulit didapat.

Sedangkan masa panen pada bulan Juli hingga September. “Kalau air tinggi, ikan sembunyi di tanaman bawah waduk jadi susah ditangkap. Kalau air surut air pada keluar, saat itulah panen,” katanya.

Pada masa panen, per nelayan bisa menangkap ikan 6-7 ton perhari. Waduk ini terkenal akan ikan nila, patin, dan tawes.

Kendala utama nelayan adalah mahalnya harga alat tangkap seperti jaring dan pancing. Selain itu penjualan ikan masih bergantung pada tengkulak.

“Kalau lg banyak ikan di tempat lain, kadang bakul nggak ke sini, kita nggak bisa jual ya pasrah,” kata Basuki.

Menurut Mas Ganjar terdapat lima skema utama agar kesejahteraan nelayan meningkat. Pertama adalah memaksimalkan kerja sambilan pada masa paceklik. Bisa bertani, buruh bangunan, atau usaha lain yang menghasilkan.

Kedua, untuk persoalan alat tangkap bisa mengajukan bantuan ke Pemprov Jateng. Untuk pemasaran, Ketiga, Mas Ganjar meminta harus ada yang secara khusus menangani penjualan pada koperasi nelayan. “Ada bagian yang tugasnya mencari pasar, jadi tidak bergantung bakul,” katanya.

Keempat adalah mencoba usaha peternakan seperti kambing atau sapi. Untuk ini, Ganjar berjanji mendatangkan para ahli untuk melatih warga. Bantuan bibit kambing dan sapi pun bisa diberikan setelah warga sudah diketahui keseriusannya.

“Terakhir, soal modal kalau mau, saya datangkan Bank Jateng. Ada kredit bunga rendah, saya sedang minta skema pembayaran per tiga bulanan agar memudahkan untuk nelayan dan petani,” jelasnya.