Kendala Tes CPNS, Meski Bukan Kewenangan, Ganjar Minta Maaf

Spread the love

Ungaran – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih menemukan kendala teknis jaringan saat sidak pelaksanaan tes CPNS di GOR Wujil Kabupaten Semarang, Senin (29/10). Terkait ketidaknyamanan tersebut gubernur menyampaikan permohonan maafnya kepada peserta tes.

“Saya minta maaf. Meskipun ini bukan kewenangan kami penuh, tapi kami bertanggung jawab. Semua di bawah pengelolaan Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan kami sudah berkoordinasi juga dengan BKN,” ungkapnya, kepada peserta tes CPNS di GOR Wujil, Senin (29/10) pagi.

Diakui, keluhan terkait pelaksanaan tes CPNS yang disampaikan masyarakat melalui berbagai kanal aduan, khususnya twitter pribadi Ganjar, merupakan koreksi unuk pemerintah agar memberikan perhatian penuh kepada kontraktor pemenang tender. Sehingga, hal serupa tak lagi terjadi pada seleksi berikutnya.

Selama pelaksanaan tes seleksi, gubernur akan memantau langsung. Jika memerlukan penyesuaian jadwal, pihaknya akan mengubah jadwal dengan memperhatikan kenyamanan peserta.

“Saya akan tunggui langsung. Saya berharap teman-teman sabar. Bahwa ini tidak nyaman, tidak baik, iya. Saya bertanggung jawab. Kalaulah nanti dari evaluasi kami tengah hari ini diperlukan reschedul, biarlah pemprov yang mengusulkan kepada pemerintah pusat agar teman-teman nyaman. Ini saya berikan pengumuman secara terbuka agar semua transparan,” tegas mantan anggota DPR RI ini.

Menurutnya, tes CPNS itu merupakan kerja BKN, di mana salah satu ujian yang harus diikuti peserta adalah Computer Assisted Tes (CAT) yang dilaksanakan oleh pemenang tender. Kendati begitu, gubernur mengawal pelaksanaannya dengan berkoordinasi dan memantau langsung di lokasi. Ternyata, dalam dua kali sidaknya, Ganjar masih menemukan kendala teknis jaringan itu.

“Kemarin sudah datang ke sini karena banyaknya laporan yang datang pada saya terkait ketidakpastian penjadwalan. Ternyata setelah kita cek, ada problem di jaringan,” kata orang nomor satu di Jawa Tengah ini.

Sebelumnya, Ganjar telah melaksanakan sidak pada Minggu (28/10) malam, dan berkomunikasi dengan tim pelaksana teknis. Dari pihak pelaksana teknis, menjanjikan penyelesaian masalah jaringan tersebut pada Senin (29/10) pukul 05.00 WIB, atau dua jam sebelum pelaksanaan ujian tahap I.

“Pagi ini saya datang lagi, karena janji dari pelaksana teknis jam lima (pukul 05.00) sudah siap. Tapi sekarang jam 7.31 ternyata belum siap,” ujar Ganjar.

Untuk persoalan jaringan tersebut Ganjar mengaku terus intensif berkoordinasi dengan BKN. Bahkan jajarannya siap membantu secara teknis.

Sebagai informasi, peserta tes CPNS di Jawa Tengah mencapai 56 ribu. Mereka merebutkan 1.926 formasi yang dibuka oleh Pemprov Jateng, terdiri dari 864 tenaga kerja guru, 803 tenaga kesehatan, dan 259 tenaga teknis. Dalam pelaksanaannya tes dilaksanakan di empat tempat. Di Kabupaten Semarang, Magelang, Sragen dan Purwokerto.

Salah satu peserta tes, Siti Istato’ah, dari Kendal mengaku siap mengikuti tes tersebut. Dia datang sejak pukul 06.00 WIB bersama suaminya yang juga tengah mengikuti ujian. Siti berharap tes yang diikutinya berjalan lancar.

“Saya mengikuti ujian untuk formasi tenaga teknis,” tandasnya.

Penulis : Ib, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng
2018-10-29 05:53:47

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *