Inilah Isi Kamar Berjalan Mas Ganjar

Spread the love

“Setiap hari saya konsumsi madu, sari kurma. Biar badan tetap fit dan bugar,” Ganjar Pranowo.

Aktivitas padat selama masa kampanye memaksa Ganjar Pranowo hidup di jalanan. Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut satu ini menyulap mobilnya menjadi kamar berjalan.

Kamar itu akhirnya ia buka kepada publik saat mampir di Kantor DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Magelang, Selasa (6/3/2018).

Ganjar membuka pintu belakang mobil Toyota Innova H 741 SA.

“Ini mobil dulu saya beli dengan permintaan khusus. Tempat duduk yang nyaman, dan dilengkapi centelan baju,” ucapnya sambil tertawa.

Nampak sederetan baju berbagai jenis untuk beragam kegiatan. Dari hem warna putih, batik, baju koko, dan lainnya. Ada juga bantal, beberapa kaos, sepatu, dan peralatan mandi.

“Saya menyiapkan untuk hidup seminggu, lengkap pokoknya, ” katanya.

Mobil warna putih itu adalah salah satu kendaraan tempur Ganjar selain Pajero Sport H 384 T warna merah. Pajero dikhususkan untuk menempuh medan berat. Seperti ketika mengunjungi lokasi longsor di Kecamatan Salem Brebes beberapa hari lalu.

Beralih ke bagian tengah, Ganjar memperlihatkan ramuan rahasia yang menjadikannya tetap bugar meski berkegiatan full setiap hari.

“Setiap hari saya konsumsi madu, sari kurma. Biar badan tetap fit dan bugar,” tambahnya.

Terlihat pula dua botol parfum, peci, tasbih, dan beberapa buku di sana.

Seperti Ganjar, kendaraan tempur ini hampir tidak pernah istirahat. Jadwal Ganjar selalu dibuat untuk dua hingga tiga hari. Ia berkeliling Jateng dan tidur di rumah warga desa yang disinggahi.

Hari itu ia berkeliling di Kabupaten Magelang, selain menyapa kader PDIP juga mampir di Pondok Pesantren API Tegalrejo yang diasuh KH Yusuf Chudlori sekaligus shalat magrib di sana. Malamnya dijadwalkan ngopi bareng bersama relawan Ganjar Yasin di Magelang dan menginap di rumah salah satu warga.

Esoknya Ganjar masih harus mengunjungi beberapa pondok pesantren dan sederet acara lainnya sebelum kembali ke Semarang.