Hanya Dengarkan Medsos, Bocah Tuna Netra Ini Mengira Ganjar Berkumis

Spread the love

Semarang – Hanya mendengar suara melalui video-video di media sosial, Carissa Kusumaning Asih (8) akhirnya bisa bertemu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (14/1). Untuk mengobati rasa penasaran Carissa, Ganjar mempersilakan bocah tuna netra itu mengusap kepala dan seluruh wajahnya.

Carissa datang ke Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan Semarang bersama ibundanya, Dian Indah Kusumaning Ayu (30) dari Desa Landoh, Kecamatan Sulang, Rembang. Bocah itu telah janjian dengan gubernurnya untuk bertemu, setelah mempersembahkan sebuah lagu yang diunggah di media sosial.

Meski tuna netra, Carissa ternyata jago nyanyi. Beberapa kali dia diundang untuk naik panggung, baik oleh Bupati Rembang sampai diminta berduet dengan Nissa Sabyan. Saat bertemu Ganjar, dua lagu pun dia nyanyikan, Andaiku Punya Sayap dan Maulana.

“Dia suka nyanyi sejak umur tiga tahun. Tahunya lagu ya dari televisi, dengar langsung hafal. Hafalannya Carissa sangat kuat. Kenalnya sama pak Ganjar juga dari suaranya lewat video yang diunggah di media sosial,” ungkap Dian, ibunda Carissa.

Selain menyanyi, Carissa juga unjuk kebolehan membaca dua sajak di hadapan Ganjar tanpa teks. Setelah unjuk kebolehan, Carissa mengungkap rasa penasarannya terhadap wajah orang nomor satu di Jawa Tengah ini. Ganjar pun mempersilakan bocah siswi SLB Negeri Rembang itu mengusap kepala dan seluruh wajahnya.

“Rambutnya bagus, telinganya halus, hidungnya Pak Ganjar mancung. Lho ternyata tidak berkumis,” celetuk Carissa yang membuat Ganjar tak bisa menahan tawa.

Polah Carissa saat bertemu Ganjar memang sangat aktif. Dan ternyata begitulah kesehariannya. Di tengah keterbatasannya dia tidak bergantung pada kawan, saudara maupun orangtuanya. Makan mengambil sendiri, mandi sendiri, berganti pakaian sampai mengenakan sabuk pun sendiri. Namun kecintaannya terhadap musik masih terkendala, meski bisa nyanyi namun dia belum menguasai alat musik.

Pengin bisa main musik, pengin buka les musik kalau sudah besar. Penginnya bisa main biola,” ujar Carissa yang memiliki saudara kembar bernama Calista.

Mengetahui keinginan Carissa, Ganjar pun berbalik tanya, apakah Carissa bisa bermain biola, dan ternyata belum bisa. “Ya sudah kita kasih hadiah karena keinginannya itu. Cita-citanya hebat jadi penyanyi, jadi artis,” kata ayah satu putra ini.

Kisah tentang pertemuannya dengan Carissa itu, menurut Ganjar, membuat hatinya bergetar. Terlebih saat Carissa dengan kepolosannya menyampaikan keinginannya di media sosial untuk bertemu dirinya.

“Ini untuk kesekian kalinya banyak orang melalui medsos menyampaikan ingin bertemu. Saya trenyuh juga ketika dia menyampaikan dengan keceriaannya keinginannya yang ingin bertemu. Itu mak jleb,” tandasnya.

Ganjar selama ini memang cukup dekat dengan anak-anak. Makanya ketika Ganjar bertemu anak-anak pasti langsung digendong atau minimal dielus pipi dan kepalanya. Bahkan tidak jarang karena saking gemesnya, sifat kekanak-kanakan Ganjar muncul yakni bersikap jahil. Bahkan ketika bersama Carissa, Ganjar tidak melepas anak yang punya saudara kembar itu dari pangkuannya, kecuali saat nyanyi dan baca puisi.

“Membikin orang senang, membuat anak bahagia adalah tugas yang menarik dan penting. Mudah-mudahan jadi anak berprestasi,” pungkasnya.

 

Penulis : Ib, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

Foto : Humas Jateng/ Diskominfo Jateng


2019-01-14 07:53:10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *