Ganjar Peringatkan Calon Kepala Daerah Tak Tumpangi Bantuan Covid-19

Spread the love

DEMAK – Geliat jelang Pilkada Serentak 2020 di Jawa Tengah mulai terasa, di mana 21 kota dan kabupaten yang akan melangsungkan pesta demokrasi. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun mencegah berbagai potensi kecurangan, dan mengingatkan calon kepala daerah agar tak menumpangi bantuan Covid-19 dengan mengatasnamakan bantuan pribadinya.

 

Penegasan orang nomor satu di Jateng tersebut menyusul rambu dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang menegaskan agar calon kepala daerah tidak melakukan kecurangan dalam proses pemenangan dirinya. Mereka juga diminta tidak takut bertindak di masa pandemi, tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

 

“Jangan takut, juga jangan curang,” tegas Ganjar, memperingatkan calon kepala daerah yang berlaga di Pilkada serentak, usai Dialog Interaktif bersama KPK di Studio TVRI Jawa Tengah, Demak, Selasa (4/8/2020) petang.

 

Secara terang-terangan, Ganjar bahkan meminta calon kepala daerah tidak melabeli bantuan Covid-19 dengan bantuannya, terutama untuk para petahana. Baik itu bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, atau bantuan masyarakat.

 

“Jangan dilabeli macam-macam bantuannya. Sudah biarkan saja,” bebernya.

 

Menurutnya, bantuan itu bisa diberikan kepada masyarakat dan diantar sendiri. Hanya memang tidak dianjurkan dengan pemberian bantuan yang mengundang kerumunan.

 

“Tapi kalau ngantar ya jangan rombongan. Jangan banyak-banyak, jangan ada kerumunan, jangan rombongan. Ini Saya ingetin saja,” tambah Ganjar.

 

 

Kampanye Melalui Medsos

 

Ganjar mengimbau di masa pandemi ini sebaiknya para peserta pilkada menyiapkan kampanye politiknya melalui media sosial (medsos). Mengingat, kampanye di medsos terhitung efektif karena mereka bisa langsung berkomunikasi (keep contact) dengan masyarakat.

 

“Siapkan kampanye medsos. Dan ini Pak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sudah menyampaikan, ini sebenarnya leadership yang ditunggu oleh masyarakat. Siapa yang bisa memberi solusi kepada problem masyarakat selama pandemi, itu potensi menangnya tinggi. Tentu komunikasinya mesti cocok, mesti pas,” ujarnya.

 

Menurut gubernur, saat ini kampanye di media televisi, radio, dan medsos itu menjadi media yang pas. Sehingga kalau calon kepala daerah bisa melakukan itu, sampai menawarkan solusi-solusi yang konkret dan masuk akal, maka potensi menangnya tinggi.

 

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Rofiudin, meminta kepada semua pihak tidak melakukan kampanye terselubung di tengah wabah Covid 19. Bawaslu menilai, semua pihak harus bersama-sama memerangi dan mencegah penyebaran Covid 19. Berbagai pihak juga bisa memberikan bantuan kepada kelompok masyarakat yang memang perlu dibantu.

 

“Bawaslu Jawa Tengah mendesak agar pemberian bantuan itu tak disalahgunakan atau dimanfaatkan untuk kepentingan pencitraan maupun popularitas dalam pilkada 2020. Apalagi, jika pemberian bantuan tersebut bersumber dari anggaran negara ataupun dana publik lainnya,” kata Rofiudin.

 

Dia memperingatkan agar bantuan tersebut tidak dimanfaatkan untuk kampanye terselubung, seperti dengan cara menempeli bantuan itu dengan gambar atau stiker bergambar bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah. Atau bantuan tersebut diselipi pesan-pesan tertentu yang arahnya untuk kepentingan politik. Maka sudah seharusnya, bantuan tersebut diniatkan untuk mengedepankan pelayanan dan membantu masyarakat, bukan untuk kepentingan pencitraan dan popularitas.

 

“Sangat tidak etis jika adanya musibah Covid 19 dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis,” tambahnya.

 

Bawaslu di Jawa Tengah, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan terhadap proses Pilkada 2020. Rofiudin menegaskan jika dalam pengawasan itu ditemukan adanya dugaan pelanggaran maka akan segera diusut dan ditangani sesuai dengan ketentuan. Jika temuan itu memenuhi unsur pidana maka akan diproses pidana pemilu. (Ak/Ul, Diskominfo Jateng)

 


2020-08-04 14:52:38

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *