Ganjar Gowes Kawal Api ASG

Spread the love

SEMARANG – Obor ASEAN Schools Games (ASG) 2019 dari Mrapen, Kabupaten Grobogan, Rabu (17/7/2019) tiba di Semarang sekitar pukul 12.15WIB. Selanjutnya api kembali diarak oleh 10 atlet bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan istri, Siti Atikoh dengan mengayuh sepeda.

Arak-arakan juga diikuti ratusan orang dari berbagai hobi dan para difabel di Pedurungan Semarang. Di sepanjang perjalanan sejauh 8,5 kilometer itu, pasangan suami istri yang memang pecinta olahraga sepeda itu juga nampak menyapa masyarakat dan pelajar Kota Semarang yang turut menyambut obor meskipun cuaca saat itu sedang panas-panasnya.

“Semarang ini panasnya luar biasa mencapai 42,2°C. Tapi ini adalah panasnya olahraga, panasnya Api Mrapen bukan panasnya pilpres kemarin,” katanya.

Begitu tiba di Lawang Sewu, Ganjar langsung menyerahkan Obor Api Abadi pada Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang akan membawa lari ke finish. Bahkan Wakil Walikota Semarang, Hevearita G Rahayu pun turut mendampingi walikota lari menuju Balaikota.

“Tadi luar biasa pak walikota dan wakil walikota ikut lari. Semua berpartisipasi dengan baik. Semua menunjukkan kami bersama kalian dan ini gawe kita bersama,” katanya.

Pada ASG ke-11 ini, Jawa Tengah, Semarang khususnya didapuk sebagai tuan rumah perlombaan yang digelar hingga 25 Juli mendatang itu. Diikuti 1.578 atlet dari 10 negara, yakni Thailand, Vietnam, Malaysia, Myanmar, Kamboja, Brunai Darussalam, Laos, Filipina, Singapura, dan Indonesia.

“Ini bagian dari pembibitan dan untuk mengukur potensi atlet kita, khususnya tingkat pelajar. Kita pernah sekali juara. Kita buktikan, kita akan terus serius mengurus olahraga. Kita ini bisa mencatat potensi atlet sehingga talent scouting yang kita lakukan bisa menyiapkan atlet profesional,” katanya.

Dengan terselenggaranya ASG ini, Ganjar berharap bibit-bibit muda atlet benar-benar memanfaatkan kesempatan dengan mengembangkan kemampuan, profesionalitas serta mental. Namun, suami Atikoh itu juga mengatakan, selain tiga hal tersebut yang tidak boleh dilupakan adalah para atlet mesti harus tetap bahagia.

“Maka mereka kita kenalkan lebih banyak soal Jawa Tengah dan Semarang, khususnya Indonesia. Agar mereka bisa piknik. Mudah-mudahan mereka senang,” katanya.

 

Penulis : Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

Foto : Humas Jateng


2019-07-17 10:50:07

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *