Ganjar Apresiasi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Semarang

Spread the love
SEMARANG – Akbar, Izza, Davi, dan Saka adalah sedikit dari ribuan siswa di Kota Semarang, yang hari ini menerima vaksinasi massal untuk pelajar. Mereka tampak percaya diri dan semangat mengikuti vaksinasi.
“Kamu sekolah di mana? Kamu kok mau ikut vaksin? Sakit nggak disuntik?” tanya Ganjar pada Akbar.
“SMP 3 Pak, divaksin supaya sehat. Nggak sakit pak,” sahut Akbar sembari menerima suntikan vaksin.
Ganjar yang didampingi Kepala BIN Jawa Tengah Brigjen Sindu Siswanto, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, serta jajaran Forkopimda Kota Semarang,  kemudian berdialog dengan sejumlah pelajar SMP lainnya.
“Ini sebenarnya serentak seluruh Indonesia. Nanti Pak Presiden akan me-launching ini, dan kita mulai dulu beberapa daerah, salah satunya di Kota Semarang. Nanti setelah ini (daerah lain) jalan,” ujar Ganjar saat wawancara.
Ganjar mendapat laporan, antusiasme para siswa untuk mendapatkan vaksin begitu tinggi. Sebab, sudah banyak yang mengantre selain empat SMP yang hari ini dijadwalkan menerima vaksin.
“Ini bagus, Pak Wali Kota memulai di SMP 3. Saya lihat antusiasmenya cukup banyak, dan yang hadir dari empat SMP,” kata Ganjar.
Menurutnya, antusiasme ini jadi cerita menarik, mengingat baik siswa maupun orangtua semangat untuk mendapatkan vaksin. Harapannya, vaksin untuk anak 12-17 tahun yang dimulai secara massal untuk pelajar, menjadi persiapan pembelajaran tatap muka ketika kasus melandai.
“Antusiasme ini yang menurut saya bagian yang bagus, mudah-mudahan anak-anak kita juga bisa kita amankan. Sehingga kelak kemudian kalau sudah agak melandai, mereka bisa masuk sekolah kembali, sudah dibentengilah,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melaporkan jika pelaksanaan vaksinasi anak 12-17 tahun di wilayahnya sudah dimulai. Selain untuk pelajar SMP, paralel pada hari ini juga berlangsung untuk siswa SMA di SMAN 1 Semarang. (Humas Jateng)

2021-07-14 05:01:53

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *