Ganjar Apresiasi Kelompok yang Bantu Entaskan Kemiskinan

Spread the love

Klaten – Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP mengapresiasi Kelompok Batik Tulis Kebon Indah di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Kelompok tersebut mampu memberdayakan warga sekitar, sehingga tidak hanya mengurangi pengangguran namun juga mampu mengatasi masalah kemiskinan.

 

“Saya sangat mengapresiasi kerja bapak-ibu sekalian, dari 20 anggota bisa menjadi 180 anggota. Ini tidak hanya mengurangi pengangguran tapi juga mengentaskan kemiskinan di desa ini,” katanya saat mengunjungi workshop Kelompok Batik Tulis Kebun Indah, Rabu (13/12) sore.

 

Untuk mengapresiasi semangat kelompok batik tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan sarana produksi dan sarana transportasi yang bersumber dari dana zakat yang terkumpul dari Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah.

 

Ganjar mengatakan pemerintah berupaya memberikan bantuan terhadap inovasi, karya, bakat dan keterampilan masyarakat. Terlebih inovasi yang mampu membantu pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran.

 

“Semua karya, bakat, ketrampilan yang bisa dibikin oleh masyarakat apalagi mandiri seperti ini Insyaallah pemerintah akan bantu,” ujarnya.

 

Menurut Ganjar bantuan dari pemerintah tidak hanya bersumber dari APBD, namun bisa dari lembaga keuangan lain diluar APBD, salah satunya Baznas yang bersumber dari zakat para ASN di lingkungan Pemprov Jateng. Pemberian bantuan dari Baznas lebih cepat disalurkan karena tidak memerlukan perencanaan dan penganggaran terlebih dahulu.

 

“Baznas keluar mboten sah nganggo rapat, rak kesuwen. Dilihat, dicek, sesuai kita bicara sama pengurus Insyaallah jalan,” tuturnya.

 

Karenanya, Ganjar sengaja mendorong agar kesadaran zakat dan infaq di kalangan ASN dan masyarakat dapat ditingkatkan karena zakat dan infak mereka bisa membantu menyelesaikan banyak persoalan. Terlebih, saat ini budaya gotong royong di tengah-tengah masyarakat sudah semakin meningkat, sehingga dana yang dikumpulkan oleh Baznas terus meningkat.

 

“Saya lagi giat sekali mendorong Baznas karena meningkatnya luar biasa. Makin orang sadar karena semakin muncul spirit gotong royongnya,” jelasnya.

 

Gubernur berharap akan banyak kelompok masyarakat yang membantu pemerintah mengembangkan bakat dan potensi warga lain untuk bisa diberdayakan. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidupnya.

 

Selain di Desa Kebon Kecamatan Bayat, Ganjar juga memberikan bantuan di Desa Tijayan Kecamatan Manisrenggo. Sekitar 200 petani dari beberapa kelompok tani mendapatkan bantuan alat pengelola pupuk organik (APPO) agar hasil pertanian mereka dapat ditingkatkan.

 

Ganjar berpesan kepada para petani untuk memanfaatkan bantuan sarana dari pemerintah tersebut dengan sebaik-baiknya. Sehingga dapat meringankan kerja para petani dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

 

Selain itu, Ganjar juga memberikan bantuan enam jamban setelah mengetahui masih banyak warga di desa tersebut yang belum memiliki jamban. Ganjar berpesan kepada warga untuk bergotong-royong membangun jamban yang telah diberikan.

 

Menanggapi masalah jambanisasi, Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan pada 2018 pihaknya memrogramkan bantuan jambanisasi untuk 3.000 KK, masing-masing KK menerima Rp 2 juta. Bantuan tersebut sebagai pencanangan Open Defecation Free (ODF) atau Program stop buang air besar sembarangan (BABS) di Kabupaten Klaten.

 

Sebelumnya, Ganjar juga memberikan bantuan kepada beberapa Pondok Pesantren (ponpes) yang mengembangkan agribisnis bisnis terpadu berbasis ponpes di Pondok Pesantren Al Muttaqin Pancasila Sakti Desa Troso, Kecamatan Karanganom Kabupaten Klaten. Menurut Ganjar program pertanian berbasis pesantren ini bisa menjadi salah satu upaya pengentasan kemiskinan di sektor pertanian karena tidak hanya memberdayakan para santrinya, ponpes juga menularkannya kepada masyarakat sekitar.

 

Reporter : Kh, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

 
2017-12-14 03:30:23

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *