Dicurhati Warga BAB di Sungai, Ganjar Beri Bantuan Jambanisasi

Spread the love

Jepara – Saat menghadiri pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0719 Jepara di Desa Dudukawu Kecamatan Kembang, Selasa (26/2/2019), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan pentingnya jamban untuk meningkatkan taraf kesehatan. Sayangnya masih ada masyarakat yang buang air besar (BAB) di sungai.

Saat memberikan sambutan, Ganjar juga bertanya pada warga, siapa yang belum memiliki jamban di rumahnya. Enam orang pun angkat tangan. Kepada Ganjar mereka mengatakan tidak punya jamban dengan alasan tidak ada biaya untuk membangun, karena membutuhkan biaya sebesar Rp1 juta. Akhirnya, mereka memilih pergi ke sungai, jamban umum, maupun menumpang WC tetangga.

“Terpaksa (BAB) di sungai, Pak. Kalau istri buang air besarnya numpang di tetangga,” ungkap Ngatman (41), satu dari enam warga tersebut.

Ganjar mengatakan, salah satu syarat keluarga adalah kepemilikan jamban. Dia berharap tidak ada lagi warganya yang BAB di sungai. Kepada enam orang tersebut, gubernur lantas memberikan bantuan masing-masing Rp1,5 juta untuk membangun jamban.

“Seluruh tenaga kita bersatu, kita bangun fisik, dan masyarakatnya, agar kita jadi tangguh dan cerdas. Banyak yang akan kita kerjakan termasuk kesehatan, membikin perilaku kita agar sehat,” bebernya.

Selain enam orang tersebut, program jambanisasi di desa Dudukawu juga diberikan kepada 15 warga lain yang sudah teratasi TMMD tahap 1 Kodim 0719 Jepara. Nantinya, pembangunan akan dilakukan secara gotong royong antara penduduk setempat dan anggota TNI-Polri.

Dandim 0719 Jepara Kol Fachrudi menambahkan program TMMD ini akan berlangsung selama 30 hari, sampai 27 Maret 2019. Setidaknya 1.200 orang tenaga dikerahkan untuk kegiatan tersebut.

Ditambahkan, jalan desa sepanjang 695 meter dengan lebar 2,5 meter juga menjadi salah satu sasaran pembangunan pada program itu. Anggaran pembangunan tersebut didukung dari APBD Kabupaten Jepara dan Provinsi Jateng. Selain itu, juga ada pembangunan rumah tidak layak huni, pemasangan instalasi listrik dan pembibitan.

“Total anggaran kegiatan ini mencapai Rp650 juta. Semoga ini bisa membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat sini,” tukasnya.

 

Penulis : Ib, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

Foto : Sl. Humas Jateng

 
2019-02-26 07:59:10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *