Bantu Nelayan Beli Solar

Spread the love

Tidak hanya petani yang menjadi perhatian, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga terus mengupayakan kesejahteraan bagi para nelayan, khususnya nelayan perikanan tangkap laut yang masih mendominasi. Di perairan Jawa Tengah, potensi sumber daya ikan sekitar 1.873.530 ton/tahun, meliputi Laut Jawa sekitar 796.640 ton/tahun dan Samudera Hindia sekitar 1.076.890 ton/tahun. jumlah nelayan Jawa Tengah sekarang ini mencapai 150.388 orang, dengan jumlah kapal 24.952 unit, yang tersebar di pantai utara dan selatan provinsi ini. Mereka sangat bergantung pada ketersediaan BBM untuk melaut, dan 60 persen biaya operasional untuk membeli BBM. Dengan keterbatasan kuota BBM perlu pengaturan jatah BBM bagi nelayan agar pembagiannya lebih proporsional. Sehingga, seluruh nelayan dapat melaut untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Untuk meningkatkan akses ketersediaan pelayanan dasar serta meningkatkan kualitas hidup nelayan dan keluarganya, pada 2014 lalu pemerintah provinsi telah menerbitkan 70.011 kartu nelayan (46,01% jumlah nelayan). Kartu Nelayan merupakan kartu yang diberikan kepada pemilik kapal perikanan sebagai syarat pembelian BBM bersubsidi dengan kuota tertentu sesuai kebutuhan dan ukuran kapal, dengan memperhatikan kekuatan mesin, alat tangkap yang digunakan, serta waktu operasional di laut. Kartu itu juga sebagai bagian dari sistem informasi layanan BBM bersubsidi untuk nelayan.

Pada tahun yang sama juga sudah diterbitkan dan didistribusikan 18.660 kartu BBM nelayan di 16 kabupaten/kota. Dengan begitu, diharapkan meningkatkan produksi ikan dan pendapatan nelayan, yang pada akhirnya berkontribusi pada penurunan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan nelayan serta mempercepat pertumbuhan ekonomi pesisir. Ditargetkan pendapatan nelayan dapat meningkat secara nasional menjadi Rp 1.820.775/orang/bulan